Sabtu, 31 Oktober 2015

Bimbel Bersama TFI 4
“Pengajaran BIMBEL di SD Palmerah 15 Pagi dalam Penerapan Mata Kuliah
Character Building bersama Teach For Indonesia (TFI)”



Kelas     : LI 21
Dosen   : Bpk Hemawan
Waktu   : 30 Oktober 2015
Jam        :9.20-11.00         
Jumlah Peserta : 30
Lokasi : SDN Palmerah 15 Pagi
Anggota yang Hadir :
1. Albert Tanamas (1801387586)
2. Erwin Setiaputra (1801387056)
3. Calvin Sukmana (1801379262)
4. Jeisen Winata (1801390611)
5. Johan Davison (1801382710)
6. Juny Christina (180143279)
7. Raymond Anthonio (1801393241)
8. Ronald Tandi (1801382710)
Anggota yang Tidak Hadir : (tidak ada)



Dari Kiri : Erwin, Calvin, Juny,Jeissen,Raymond, Ronald, Albert, Johan,


Minggu ini minggu keempat pada tanggal 30 Oktober 2015 kami kembali mengajar di SDN 15 pada pagi hari jam 09.30. Rencananya kami pada minggu kali ini hanya akan memperdalam di dalam materi pembahasan Matematika dan juga Bahasa Inggris di mana setelah kami melihat kinerja minggu kemarin bahwa dengan sepenuhnya belajar mereka akan cenderung lebih bosan dibandingkan dengan kita menyelipkan sedikit canda gurau dan permainan di dalamnya. Kami melakukan briefing 30 menit sebelum pengajaran dimulai jadi jam 9 kita telah hadir seluruhnya tepat waktu pada lokasi dan mulai merencanakan aktivitas mengajar seperti biasanya. Dan kami membagi tim menjadi 2 bagian yakni 1 tim untuk kegiatan mengajar dan 1 tim untuk mengkoordinir kegiatan permainan yang dicampur juga dengan materinya, pada kali ini rencananya kami melaksanakan kegiatan belajar berupa Matematika Data Tunggal, dan kegiatan permainan berupa tebak kata bahasa inggris.

Lalu kami pun akhirnya masuk ke kelas setelah bel istirahat berbunyi tepat pkl 09.30. Sebelum kegiatan dimulai kami memberikan sedikit canda gurau dan menyapa siswa agar mereka dapat mengikuti kegiatan dengan rileks dan santai. Kegiatan mengajar pun berlangsung dengan suasana yang hening karena masing – masing dari mereka sangat memperhatikan ketika kami menjelaskan. Alhasil tidak terasa sudah mau pulang namun ada sedikit permasalahan di dalam kegiatan mengajar minggu ini dimana kacaunya koordinasi bagian pengajaran dan permainan. Dimana rencananya bagian pengajaran akan dilakukan sebanyak 60 menit dan permainan sebanyak 30 menit. Namun karena hal ini lah kami sedikit kesal dan kami tidak memperkirakan hal tersebut.

Kinerja dari kelompok kami pada pertemuan ini ada plus minus nya yakni seperti yang kami ceritakan di atas bahwa koordinasi kami kacau, namun poin positifnya ialah kami sudah dapat mengatur ketika salah satu berbicara lainnya diam dan kami dapat menghadiri meeting point tepat waktu dimana sebelumnya diantara kami ada yang tidak tepat waktu.

Bagian Penutup
Berikut adalah tabel evaluasi perbandingan pencapaian yang tim kami lakukan sebelum dan sesudah kegiatan pertama kami :
Sebelum
Sesudah
Tanggung jawab
Kurang
Ya
Disiplin
Kurang
Ya
Toleran
Ya
Ya
Peduli
Ya
Ya
Kerja Kelompok
Ya
Kurang
Proaktif
Ya
Ya
Kejujuran
Ya
Ya
Kesopanan
Ya
Ya
Adaptasi
Ya
Ya
Keramahan
Ya
Ya

Pencapaian yang kami harapkan dari anak didik kami melalui kegiatan ini adalah
-    Keaktifan
-    Kreativitas
-    Kedisiplinan
-    Menghargai sesama
-    Menghormati sesama dan orang yang lebih tua
-    Menjalin pertemanan yang baik satu sama lain
-    Kepercayaan diri
Perubahan pada minggu ini tidak terlalu ada namun kami sepertinya menyadari bahwa anak – anak telah berubah jauh dari perkiraan kami bahwa mereka sekarang dapat mengatur suasan kelas sendiri agar tidak ribut dan dapat menghargai kami di dalam melakukan kegiatan dengan sendirinya dan tanpa diberitahu atau diberikan peringatan terlebih dahulu.



Bimbel Bersama TFI 3
“Pengajaran BIMBEL di SD Palmerah 15 Pagi dalam Penerapan Mata Kuliah
Character Building bersama Teach For Indonesia (TFI)”



Kelas     : LI 21
Dosen   : Bpk Hemawan
Waktu   : 23 Oktober 2015
Jam        :9.20-11.00         
Jumlah Peserta : 30
Lokasi : SDN Palmerah 15 Pagi
Anggota yang Hadir :
1. Albert Tanamas (1801387586)
2. Erwin Setiaputra (1801387056)
3. Calvin Sukmana (1801379262)
4. Jeisen Winata (1801390611)
5. Johan Davison (1801382710)
6. Juny Christina (180143279)
7. Raymond Anthonio (1801393241)
8. Ronald Tandi (1801382710)
Anggota yang Tidak Hadir : (tidak ada)







Dari Kiri: Juny, Erwin, Johan, Ronald, Albert, Jeissen, Raymond, Calvin

Minggu ini minggu ketiga pada tanggal 23 Oktober 2015 kami kembali mengajar di SDN 15 pada pagi hari jam 09.30. Pada kali ini kami mengalami peningkatan di dalam mempersiapkan materi mengajar, pada minggu ini kami merencanakan untuk memberikan games berupa ‘Cerdas Cermat’. Dimana 2 hari sebelumnya kami menyempatkan mencari soal Matematika untuk dimasukan ke dalam Games ‘Cerdas Cermat’ yang kami persiapkan. Dan sebelum kami memasuki kelas, kami meyakinkan job tiap anggota. Ada yang bagian Moderator, Pencatat Skor, PIC tiap group dimana kami akan membagi menjadi 6 group.

Lalu kami pun akhirnya masuk ke kelas setelah bel istirahat berbunyi tepat pkl 09.30. Pertama – tama salah satu dari kami melakukan review materi terutama pada Matematika sehingga kami dapat mengetahui apakah siswa telah mendapatkan pengetahuan dari pertemuan – pertemuan sebelumnya. Dan kami sempat terkejut dengan antusias para siswa ketika kami berbicara akan melakukan Games ‘Cerdas Cermat’. Maka kami pun memulai Games dengan membagi mereka ke dalam 6 kelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 5 – 6 siswa dan kami membagi rata mereka dengan memakai sistem hitung angka 1,2...6 dan mengelompokan setiap orang yang menyebut angka yang sama, sehingga adil jadinya. Ketika Games dimulai kami menyebutkan beberapa peraturan agar membuat Games menjadi terarah dan tidak berantakan. Seperti Cerdas Cermat pada umumnya mereka melakukan hal yang sama namun uniknya bel yang digunakan untuk menandakan mereka bisa dengan menggunakan signal – signal dan inisial yang telah mereka buat secara khas sendiri untuk menguji kreativitas mereka. Benar – benar tidak sesuai dengan perkiraan kami bahwa anak – anak sangat antusias di dalam Games ini namun ada sedikit kecurangan yang membuat Games sempat terhenti dan ada sedikit ketidakjelasan dalam memberikan perintah kepada anak – anak dikarenakan ada 2 mulut yang berbicara.

Kinerja dari kelompok kami pada pertemuan ini, menurut kami sangat mengesankan karena dapat memberikan inovasi seperti sesuatu yang belum pernah mereka lakukan dan jujur saja mereka sangat ingin melakukan Games seperti tadi dan sangat bersemangat. Namun adapun kekurangan dari kami ialah kurangnya konsistensi peraturan sehingga ada salah satu anggota melanggar peraturan itu sendiri karena ingin tim nya menang dan terlalu ingin berbicara sehingga dalam memberikan perintah jadi tidak jelas.

Bagian Penutup
Berikut adalah tabel evaluasi perbandingan pencapaian yang tim kami lakukan sebelum dan sesudah kegiatan pertama kami :
Sebelum
Sesudah
Tanggung jawab
Kurang
Kurang
Disiplin
Kurang
Kurang
Toleran
Ya
Ya
Peduli
Kurang
Ya
Kerja Kelompok
Ya
Ya
Proaktif
Kurang
Ya
Kejujuran
Ya
Ya
Kesopanan
Ya
Ya
Adaptasi
Ya
Ya
Keramahan
Ya
Ya

Pencapaian yang kami harapkan dari anak didik kami melalui kegiatan ini adalah
-    Keaktifan
-    Kreativitas
-    Kedisiplinan
-    Menghargai sesama
-    Menghormati sesama dan orang yang lebih tua
-    Menjalin pertemanan yang baik satu sama lain
-    Kepercayaan diri
Perubahan yang sangat mencolok adalah pada keaktifan siswa karena mereka mau dengan semangat mengikuti Games yang kami buat.






Sabtu, 24 Oktober 2015

Bimbel Bersama TFI 2
“Pengajaran BIMBEL di SD Palmerah 15 Pagi dalam Penerapan Mata Kuliah
Character Building bersama Teach For Indonesia (TFI)”



Kelas     : LI 21
Dosen   : Bpk Hemawan
Waktu   : 16 Oktober 2015
Jam        :9.20-11.00         
Jumlah Peserta : 30
Lokasi : SDN Palmerah 15 Pagi
Anggota yang Hadir :
1. Albert Tanamas (1801387586)
2. Erwin Setiaputra (1801387056)
3. Calvin Sukmana (1801379262)
4. Jeisen Winata (1801390611)
5. Johan Davison (1801382710)
6. Juny Christina (180143279)
7. Raymond Anthonio (1801393241)
8. Ronald Tandi (1801382710)

Dari Kiri Belakang: Juny, Jeissen, Albert, Johan, Calvin
Dari Kiri Depan: Raymond, Erwin, Ronald

Minggu ini tanggal 16 Oktober 2015 kami kembali mengajar di SDN 15 pada pagi hari jam 09.30. Seperti biasa , sebelumnya H-1 kami melakukan persiapan untuk menyusun materi dan meeting point serta waktu janjian agar tidak terulang lagi kejadian seperti minggu lalu, tetapi ada dari anggota kami yang datang tidak sesuai dengan waktu yang sudah kami setujui bersama. Tapi pada hari H ada saja anggota yang tidak tepat waktu dengan janji untuk meeting, Walaupun tidak berdampak pada kegiatan mengajar kami tapi, ketelatan anggota tersebut menandakan bahwa kurangnya disiplin pada diri kami dan juga tidak lengkapnya anggota kami sehingga membuat ada yang ketinggalan informasi(tidak update informasinya). Tapi untuk menjaga suasana kami memaafkan keterlambatan teman kami sehingga kami bisa tetap kompak dan dengan suasana yang nyaman dalam mengajar anak didik kami.

Lalu kami pun akhirnya masuk ke kelas setelah bel istirahat berbunyi tepat pkl 09.30. Kami pun masuk ke dalam kelas dan bertemu kembali dengan anak-anak didik kami. Kami memulai dengan santai dan bertanya apakah mereka masih ingat dengan nama kami semua. Dan setelah di tes ternyata mereka masihh ingat!! Hehe kami memang sekumpulan orang orang yang susah untuk dilupakan. Lalu kami setelah itu kami pun memulai untuk masuk ke dalam materi pelajaran mereka. Setelah itu kami pun mulai mengajari pelajaran bahasa inggris kepada anak-anak. Kami mengajari dari arti kata terlebih dahulu karena itulah hal yang paling penting dari bahasa inggris, harus mengetahui setiap kata kata dalam kalimat tersebut. Lalu setelah masuk ke dalam materi, kami pun memulai bermain games untuk memecahkan suasana kembali. Kami membagikan anak-anak kertas yang dikertas tersebut ditulis kata-kata dalam bahasa Inggris yang bertema tentang mall/shopping ke dalam kertas. Lalu setiap anak harus mengartikan kata yang mereka dapat dalam kertas mereka.

Kinerja dari kelompok kami pada awal pertemuan ini, berdasarkan dengan evaluasi kegiatan sudah membaik, karena kami mulai mengenal anak-anak dan mulai kompak. Adapun kekurangan yang kami lakukan adalah koordinasi kelompok yang masih harus diperbaiki . Walaupun begitu, kami berhasil untuk melakukan pengajaran dalam anggota yang lengkap. Dalam survey dari sekolah, mereka menyarankan agar lebih teratur lagi dalam mengajar, terutama dalam hal berbicara agar tidak saling menyela dan membuat murid bingung. Masih banyak hal yang bisa kami tingkatkan lagi dalam mengajari mereka.
Bagian Penutup
Berikut adalah tabel evaluasi perbandingan pencapaian yang tim kami lakukan sebelum dan sesudah kegiatan pertama kami :

Sebelum
Sesudah
Tanggung jawab
Ya
Kurang
Disiplin
Tidak
Kurang
Toleran
Kurang
Ya
Peduli
Kurang
Kurang
Kerja Kelompok
Kurang
Ya
Proaktif
Kurang
Kurang
Kejujuran
Ya
Ya
Kesopanan
Ya
Ya
Adaptasi
Ya
Ya
Keramahan
Ya
Ya

Pencapaian yang kami harapkan dari anak didik kami melalui kegiatan ini adalah
-          Keaktifan
-          Kedisiplinan
-          Menghargai sesama
-          Menghormati sesama dan orang yang lebih tua
-          Menjalin pertemanan yang baik satu sama lain
-          Kepercayaan diri
Dari segi keaktifan mulai terlihat ada sedikit perubahan, dari yang awalnya tidak ada yang berani untuk mengajukan diri untuk terlibat dalam kegiatan belajar, menjadi sangat aktif untuk terlibat langsung. Hal ini membuktikan bahwa kami memberikan kontribusi yang cukup baik dalam hal ini. Selain itu pun dengan teknik berani untuk maju walaupun salah, turut membangun rasa kepercayaan diri dari anak didik. Kedisiplinan yang mulai timbul, karena saat minggu lalu kami meminta mereka untuk membawa buku pelajaran, sebagian besar anak didik membawa permintaan kami. Walaupun hal ini tidak berlaku secara keseluruhan, dimana terdapat 6 anak yang tidak membawa buku pelajaran.




Jumat, 16 Oktober 2015

Bimbel Bersama TFI
“Pengajaran BIMBEL di SD Palmerah 15 Pagi dalam Penerapan Mata Kuliah
Character Building bersama Teach For Indonesia (TFI)”




Kelas     : LI 21
Dosen   : Bpk Hemawan
Waktu   : 9 Oktober 2015
Jam        :9.20-11.00         
Jumlah Peserta : 30
Lokasi : SDN Palmerah 15 Pagi
Anggota yang Hadir :
1. Albert Tanamas (1801387586)
2. Erwin Setiaputra (1801387056)
3. Calvin Sukmana (1801379262)
4. Jeisen Winata (1801390611)
5. Johan Davison (1801382710)
6. Juny Christina (180143279)
7. Raymond Anthonio (1801393241)
8. Ronald Tandi (1801382710)
Anggota yang Tidak Hadir : (tidak ada)

    



   



Dari kanan ke kiri, Calvin Sukmana; Johan Davidson; Ronald Tandi; Erwin Setia Putra; Raymond Antonio; Jeisen Winata; Albert Tanamas; Juny Christina.


Bagian isi
Dalam kelas pelajaran CB tentang kewarganegaraan yang lalu, dosen kami mengajarkan bahwa nilai dan norma dalam suatu bangsa sangat penting dan tergantung diri masing -  masing dalam memandang nilai dan norma tersebut. Nilai dan norma yang saya junjung berbeda dengan nilai dan norma pada masing –masing orang, semuanya tergantung lingkungan dan pandangan hidup kalian. Jadi banyak orang beranggapan nilai kejujuran sangat penting dan menjadi keutamaan dibanding nilai – nilai yang lain, sedangkan sebagian orang beranggapan nilai kedisiplinan lebih penting dibanding nilai kejujuran. Namun bagaimana pribadi kita masing – masing menanggapi perbedaan tersebut dalam kehidupan dan pergaulan dengan sesamanya adalah dengan bertoleransi dan menyesuaikan serta tidak memaksakan masing – masing nilai yang dipedomi.

Pada awalnya kami melakukan kegiatan pengajaran ini, H-1 kami melakukan persiapan untuk menyusun materi dan meeting point serta waktu janjian karena masih ada banyak anggota kelompok yang belum mengetahui lokasi tempat pengajaran. Tapi pada hari H beberapa anggota ada yang tidak tepat waktu dengan janji untuk meeting, walaupun ketelatan ini tidak berimplikasi pada ketelatan untuk mengajar, namun hal ini membuat koordinasi kami kacau dan beberapa dari kami sempat kesal dengan anggota tersebut karena adanya orang yang berpegang pada kedisiplinan waktu, tapi demi menjaga keakraban agar tidak ada masalah kedepannya kami meyakinkan orang tersebut agar tidak memaksakan nilai kedisiplinannya karena terkadang mungkin orang tersebut sibuk atau mengalami kendala sehingga tidak dapat datang tepat waktu, pengertian terhadap sesama membuat kami sejenak menghilangkan pandangan negatif terhadap orang yang tidak tepat waktu tersebut. Setelah lengkap kami baru jalan ke sekolah tersebut untung masih dapat datang sesuai janji pada sekolah tersebut walaupun sangat tipis waktunya yakni kita datang jam 9.15 padahal pengajaran dilakukan pada 9.20. Namun karena terburu-burunya kita tidak terlalu siap untuk menyiapkan susunan materi dan koordinasi antara kita masing – masing jadi kurang baik.

Ketika kita memulai kelas, suasana cukup kondusif mungkin dikarenakan murid – murid tertib karena respect mereka kepada kami diawal – awal. Dan kami melakukan pembukaan serta games terlebih dahulu di awal – awal dengan salah satu dari kami sebagai pengatur games di kelas. Setelah itu kami melakukan pembauran serta pengenalan pada murid – murid di awal kira – kira memakan waktu setengah jam. Setelah itu sisa waktu yang lumayan lama kami pakai dengan memberikan penjelasan singkat serta soal latihan yang seadanya karena materi yang kami siapkan tidak sesuai dengan standar yang mereka telah pelajari alhasil kami memakai lembar kerja soal mereka (LKS) sebagai pedoman kami di dalam memberikan soal, selain memberikan soal sebagian dari kami stand by di belakang untuk menjaga kondisi kelas agar tidak ribut serta membantu mereka yang ingin bertanya jikalau ada kesulitan pada soal yang kami berikan. Nyatanya hal ini sangat efektif karena banyak dari mereka mengerti setelah kami jelaskan secara personal.

Kinerja dari kelompok kami pada awal pertemuan ini, berdasarkan dengan evaluasi kegiatan sudah cukup baik, karena dari segi seragam kami telah memenuhi syarat. Adapun kekurangan yang kami lakukan adalah persiapan materi sebelum pengajaran dan koordinasi kelompok yang masih jauh dari yang kami ekspektasikan. Walaupun begitu, kami berhasil untuk melakukan pengajaran dalam anggota yang lengkap. Dalam survey dari sekolah, disarankan bahwa perlu adanya koordinasi yang lebih baik, terutama dalam hal berbicara agar tidak tertimpa dan membuat murid bingung dan suasana kelas ribut.

Bagian Penutup
Berikut adalah tabel evaluasi perbandingan pencapaian yang tim kami lakukan sebelum dan sesudah kegiatan pertama kami :

Sebelum
Sesudah
Tanggung jawab
-
Ya
Disiplin
-
Tidak
Toleran
-
Kurang
Peduli
-
Kurang
Kerja Kelompok
-
Kurang
Proaktif
-
Kurang
Kejujuran
-
Ya
Kesopanan
-
Ya
Adaptasi
-
Ya
Keramahan
-
Ya

Pencapaian yang kami harapkan dari anak didik kami melalui kegiatan ini adalah
-          Keaktifan
-          Kedisiplinan
-          Menghargai sesama
-          Menghormati sesama dan orang yang lebih tua
-          Menjalin pertemanan yang baik satu sama lain
-          Kepercayaan diri

Pencapaian yang dicapai oleh mereka adalah, mereka pada awalnya sangat kurang aktif, namun pada akhir kegiatan, pendekatan awal kami dan proses pembelajaran yang kami lakukan yaitu menuntut mereka untuk aktif. Kedisiplinan yang ada belum dapat dilihat secara nyata pada tahapan ini. Kondisi kelas, menunjukan kurangnya rasa menghargai sesama dan juga menghormati sesama, dimana ada beberapa perilaku deskriminatif oleh beberapa anak murid. Dari hal ini kamipun juga menyimpulkan bahwa hubungan antara sesama murid masih sangat kurang. Pada akhir pelajaran kepercayaan diri dari anak didik kami memperlihatkan peningkatan.


Yang ingin kami lakukan adalah kami bertujuan untuk lebih fokus untuk mencapai nilai nilai yang kami perhatikan masih kurang. Selain dari faktor nilai-nilai internal, kamipun sangat berharap untuk meraih pencapaian oleh anak didik kami terutama dalam kasus menjalin hubungan baik dengan orang lain.